Reses di Muara Rapak, H Rian Serap Keluhan Warga soal PJU, Sampah hingga Jembatan Rusak

Seputarkotaku.com, BALIKPAPAN – Puluhan Ketua RT di Kelurahan Muara Rapak memanfaatkan kegiatan reses Anggota DPRD Kota Balikpapan, H Rian Indra Saputra, untuk menyampaikan berbagai persoalan lingkungan yang hingga kini belum terselesaikan.

Mulai dari lampu penerangan jalan umum (PJU) yang mati, persoalan sampah, hingga kondisi jembatan yang mulai rusak menjadi sorotan dalam kegiatan yang digelar di Balikpapan Utara, Sabtu (4/7/2026).

Bacaan Lainnya

Kegiatan tersebut dihadiri Plt Lurah Muara Rapak, perwakilan Dinas Pekerjaan Umum (PU), Dinas Perhubungan (Dishub), serta seluruh Ketua RT di wilayah Muara Rapak.

Dalam sambutannya, H Rian Indra Saputra meminta seluruh ketua lingkungan menyampaikan persoalan yang terjadi di wilayah masing-masing agar dapat dicarikan solusi bersama.

“Saya mengundang seluruh ketua-ketua lingkungan yang ada di Kelurahan Muara Rapak. Jadi saya mohon Bapak Ibu siapkan kira-kira apa pertanyaan-pertanyaan untuk kemajuan lingkungan kita,” ujarnya.

Menurut politisi Partai Golkar tersebut, berbagai persoalan di Muara Rapak perlu mendapat perhatian serius pemerintah kota karena menyangkut kenyamanan dan keselamatan warga.

“Selama saya mengadakan dialog warga, banyak masalah-masalah di Muara Rapak ini yang memang harus kita sama-sama cari jalan keluarnya,” katanya.

Namun, dalam kegiatan itu H Rian mengaku kecewa lantaran Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Balikpapan tidak menghadiri reses meski undangan resmi telah disampaikan.

“Kita sudah menyampaikan undangan resmi ke DLH. Saya juga sudah meminta sekretariat DPRD untuk mengonfirmasi kenapa tidak hadir,” tegasnya.

Ia menilai ketidakhadiran DLH sangat disayangkan karena persoalan sampah di Balikpapan Utara saat ini semakin memprihatinkan.

“Persoalan sampah di Balikpapan Utara ini sangat mendesak. Banyak TPS ditutup tapi tidak ada solusi penggantinya, akhirnya warga membuang sampah sembarangan,” ucapnya.

Dalam sesi dialog, Ketua RT 76 Muara Rapak, Jamaluddin, mengeluhkan lampu PJU yang sudah lama mati dari arah Bundaran Muara Rapak Mall Ramayana menuju SD Patra Dharma.

“Lampu jalan di wilayah kami sudah lama mati dan sampai sekarang belum diperbaiki,” katanya.

Keluhan serupa juga disampaikan Ketua RT 87 Sorowardi. Ia mengatakan wilayahnya memang telah menerima bantuan 10 tiang PJU, namun lima lampu tidak berfungsi sejak awal pemasangan.

“Kami sudah melaporkan, tapi sampai sekarang belum ada tindak lanjut,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua RT 67 Muara Rapak meminta adanya perbaikan bak sampah di depan SD Negeri 003 Muara Rapak karena kondisinya terbuka dan mengeluarkan bau menyengat.

“Bak sampah itu mengganggu aktivitas belajar mengajar di sekolah,” katanya.

Menanggapi berbagai aspirasi warga tersebut, H Rian memastikan akan mengawal langsung tindak lanjut dari OPD terkait.

“Tadi dari Dishub sudah menyampaikan akan segera turun bersama kontraktor untuk mengecek seluruh tiang PJU yang terpasang dan mengganti lampu yang mati,” jelasnya.

Selain itu, ia juga menaruh perhatian pada kondisi jembatan di depan Mall Ramayana yang mulai mengalami kerusakan.

“Saya sekarang fokus untuk perbaikan jembatan di depan Mall Ramayana karena sudah mulai goyang. Saat ini sudah masuk tahap kajian di dinas terkait,” ungkapnya.

Terkait bak sampah di depan SD Negeri 003 Muara Rapak, H Rian mengatakan akan dilakukan gotong royong bersama LPM Muara Rapak dalam waktu dekat.

“Nanti kita gotong royong bersama LPM Muara Rapak dan seluruh biayanya saya tanggung pribadi,” tegasnya.

Ia menambahkan, untuk pohon-pohon besar yang sudah rapuh dan terlalu rimbun di pinggir jalan, pihak DLH sebelumnya telah menyatakan siap melakukan pemangkasan demi keselamatan warga.(*)

Pos terkait