Kasatresnarkoba Polres Kukar Diamankan Polda Kaltim, Diduga Terlibat Peredaran Narkoba

Seputarkotaku.com, BALIKPAPAN — Publik Kalimantan Timur (Kaltim) dikejutkan dengan diamankannya Kasatresnarkoba Polres Kutai Kartanegara, AKP YBA, oleh Direktorat Reserse Narkoba Polda Kaltim.

Perwira polisi yang selama ini aktif mengungkap berbagai kasus narkotika itu kini justru diduga terseret dalam jaringan peredaran barang haram tersebut.

Bacaan Lainnya

AKP YBA diketahui telah diamankan sejak awal Mei 2026. Informasi penangkapan itu dibenarkan Kabid Humas Polda Kaltim, Kombes Pol Yuliyanto, saat dikonfirmasi awak media, Sabtu (16/5/2026).

“Iya, yang bersangkutan sudah diamankan Ditresnarkoba Polda Kaltim,” ujar Yuliyanto.

Meski demikian, Polda Kaltim belum membuka secara rinci perkara yang menjerat lulusan Akademi Kepolisian tahun 2015 tersebut. Penyidik disebut masih melakukan pengembangan kasus lebih lanjut.

“Kasus belum dirilis dan masih dikembangkan lebih lanjut,” tandasnya.

AKP YBA sendiri baru sekitar lima bulan menjabat sebagai Kasatresnarkoba Polres Kutai Kartanegara sejak Desember 2025. Sebelum bertugas di Kukar, ia diketahui pernah menjabat sebagai Kapolsek Sungai Kunjang, Samarinda.

Nama AKP YBA sebelumnya cukup dikenal dalam sejumlah pengungkapan kasus narkotika di wilayah Kukar. Bahkan, pada April 2026 lalu, Satresnarkoba Polres Kukar di bawah kepemimpinannya merilis keberhasilan pengungkapan 79 kasus narkoba sepanjang Januari hingga pertengahan April 2026.

Dari pengungkapan tersebut, polisi mengamankan 103 tersangka dengan barang bukti mencapai 3,6 kilogram sabu, ratusan gram ganja, hingga ribuan butir obat keras.

Tak hanya itu, AKP YBA juga sempat memimpin operasi penangkapan dua tersangka pengedar sabu di wilayah Loa Janan. Dalam operasi tersebut, polisi menyita sekitar 1,5 kilogram sabu yang disebut merupakan hasil penyelidikan selama hampir dua pekan.

Namanya juga beberapa kali muncul dalam rilis pengungkapan kasus narkoba lainnya di Kutai Kartanegara, termasuk penangkapan seorang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kukar yang diduga terlibat jaringan peredaran sabu.

Kasus yang kini menjerat AKP YBA menambah daftar sorotan terhadap dugaan keterlibatan oknum aparat dalam jaringan narkotika di Kalimantan Timur.

Sebelumnya, Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri juga mengambil alih pengusutan jaringan bandar narkoba asal Kutai Barat, Ishak. Dalam pengembangan perkara itu, penyidik menemukan dugaan keterlibatan mantan Kasatresnarkoba Polres Kutai Barat, AKP Deky Jonathan Sasiang.

Polda Kaltim memastikan proses penyidikan terhadap AKP YBA masih terus berjalan dan perkembangan kasus akan disampaikan setelah proses pendalaman selesai dilakukan.(*)

Pos terkait