Prihatin Pemain Timnas di Tolak Sekolah Kejuruan, Doris : Harus Menjadi Evaluasi Pemerintah

Ketua Komisi IV DPRD Balikpapan, Doris Eko Rian Desyanto (foto/ist)

Seputarkotaku.com, Balikpapan – Ketua Komisi IV DPRD Kota Balikpapan, Doris Eko Rian Desyanto mengaku sangat prihatin atas kejadian yang dialami salah satu anak berprestasi asal Balikpapan yang tidak diterima di Sekolah Menengah Kejuruan yang ada di Kota Balikpapan.

Dijumpai di kantor DPRD Balikpapan, Senin (8/7/2024). Doris sapaan akrabnya menuturkan, kejadian ini seharusnya bisa menjadi evaluasi dan perhatian pemerintah. Mengingat anak didik tersebut merupakan siswi berprestasi, bahkan merupakan pemain Tim Nasional (Timnas) Sepak Bola Wanita. Dan seharusnya bisa di prioritaskan.

Bacaan Lainnya

“Ya..memang semua itu ada kebijakan, tergantung Kepala Dinas Provinsi dengan Kepala Sekolahnya saja, tinggal mau membantu atau tidak,” ungkap Doris.

Politisi Golkar inipun menyoroti sudah beberapa tahun terakhir tidak adanya penambahan gedung sekolah untuk tingkat SMA atau SMK di Balikapan yang menjadi wewenangnya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim.

Ia berharap, wakil rakyat Dapil Balikpapa yang sedang duduk di DPRD Provinsi dapat memperjuangkan pembangunan gedung sekolah baru khusus SMA dan SMK.

“Ya..kalau tugas kami di DPRD Balikpapan hanya dapat menyiapkan sekolah SMP dan SD saja,” terangnya.

Tak sampai disitu, Doris berharap dengan terpilihnya beberapa koleganya di legislatif Balikpapan menuju kursi legislatif Provinsi Kaltim dapat memeperjuangkan lagi sekolah SMA dan SMA di Balikpapan.

Diungkapkan Doris, idealnya jumlah sekolah setiap Kelurahan di Balikpapan harus memiliki sekolah baik tingkat SD, SMP dan SMA/SMK di Balikpapan terdapat. Mengingat kota Balikpapan menjadi penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).

Tapi tidak bisa dipungkiri juga kewajiban pemerintah menyediakan fasilitas Sekolah Negeri hanya 70 persen dan 30 persen milik swasta,” pungkasnya.(*)

Pos terkait