PWRI Balikpapan Gelar Musda Ke-63, Mantapkan Peran Pensiunan dalam Pembangunan Kota

Seputarkotaku.com, Balikpapan – Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kota Balikpapan menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke-63 dengan mengusung tema “Memperkuat Solidaritas dan Peran PWRI dalam Pembangunan Daerah”, Kamis (28/8/2025).

Pelaksanaan Musda yang berlangsung di Gedung Dharmawanita Balikpapan dihadiri berbagai tokoh, mulai dari perwakilan Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan hingga pengurus PWRI Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim)

Bacaan Lainnya

Dalam acara tersebut, Wali Kota Balikpapan yang diwakili Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabagkesra), Muhammad Arif Fadillah, menyampaikan apresiasi dan harapannya terhadap peran PWRI di kota ini dan sekaligus membuka secara resmi Musda PWRI Balikpapan.

“Dengan mengucap Bismillahirohmanirrohim.. secara resmi Musda ini saya buka,” ucapnya.

“PWRI adalah organisasi yang istimewa, karena di dalamnya berkumpul para sesepuh, para pensiunan yang telah mengabdikan diri bagi bangsa dan negara. Meskipun sudah purna tugas, semangat, pengalaman, dan pemikiran bapak-ibu sekalian tetap sangat dibutuhkan di tengah dinamika pembangunan kota saat ini,” sambungnya.

Ketua Harian PWRI Provinsi Kaltim, H Adi Buhari Muslim saat memberikan sambutan

Ia menegaskan, Pemkot Balikpapan terus berkomitmen memajukan kota melalui pembangunan infrastruktur, peningkatan layanan publik, penguatan UMKM, hingga menjaga lingkungan hidup. “Kami ingin seluruh kebijakan ini berjalan seiring dengan nilai-nilai kearifan dan nasihat para sesepuh PWRI. Bapak-ibu adalah sumber inspirasi dan teladan bagi kami,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Harian PWRI Provinsi Kaltim, H Adi Buhari Muslim, menilai Musda kali ini memiliki arti penting, mengingat kepengurusan PWRI Balikpapan telah lama berakhir sejak 2020.

“Musda ini sangat menggembirakan, karena Musda bagi setiap organisasi memiliki nilai strategis untuk menciptakan struktur organisasi yang sehat dan harmonis. Saya berharap peserta dapat memanfaatkan momentum ini untuk memilih ketua yang visioner dan mampu meningkatkan peran PWRI dalam memperjuangkan kesejahteraan anggotanya,” tegas Adi Buhari.

Adi Buhari menambahkan, Musda ini merupakan moment penting, karena dengan Musda ini akan dihasilkan susunan kepegurusan PWRI Kota Balikpapan yang akan dinakhodai oleh seorang Ketua sebagai orang yang paling menentukan akan baik buruknya penyelenggaraan kegiatan organisasi PWRI Kota Balikpapan ke depan.

Adi Buhari berharap kepada peserta Musda agar dalam menjaring kandidat Ketua selalu mengutamakan musyawarah mufakat dengan harapan akan terpilih Ketua yang visioner yang dipandang mampu untuk meningkatkan peran PWRI Kota Balikpapan dalam memperjuangkan kesejahteraan anggota khususnya dan menjadikan PWRI Kota Balikpapan sebagai salah satu elemen kekuatan pembangunan di Kota Balikpapan tercinta ini.

Sementara itu, Ketua Panitia Musda, Hj Rusdiana, menjelaskan dasar pelaksanaan kegiatan ini adalah AD/ART PWRI serta SK Pengurus PWRI Provinsi Kaltim. Musda kali ini bertujuan mengevaluasi kinerja pengurus periode 2020-2025 sekaligus memilih ketua baru untuk periode 2025-2030.

“Kami berharap Musda ini berjalan lancar dan menghasilkan kepengurusan baru yang solid, sehingga PWRI Balikpapan dapat terus memberikan kontribusi nyata bagi anggota maupun masyarakat. Terima kasih kepada Pemkot Balikpapan dan seluruh mitra kerja yang telah mendukung kegiatan ini,” ungkap Rusdiana.(*)

Pos terkait