Seputarkotaku.com, BALIKPAPAN – Para pensiunan yang tergabung dalam Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kota Balikpapan mendapat aktivitas olahraga berbeda, Jumat (11/9/2026). Kali ini, mereka mengikuti senam “Zumba Ceria” di halaman Kantor PWRI Balikpapan.
Kegiatan tersebut digelar sebagai bagian dari agenda rutin bulanan PWRI dan Kerukunan Wanita (Kerta) PWRI Balikpapan. Selain olahraga, kegiatan juga diisi dengan layanan kesehatan dan bakti sosial untuk para anggota.
Ketua Kerta PWRI Balikpapan, Nana Suparto, mengatakan kegiatan bulanan PWRI sebenarnya tidak hanya diisi dengan senam. Para anggota juga mendapatkan pemeriksaan kesehatan, mulai dari pengecekan tekanan darah, gula darah hingga layanan kesehatan lainnya yang dilaksanakan bekerja sama dengan puskesmas.
“Biasanya kita ada pemeriksaan kesehatan, pemeriksaan darah, gula dan tekanan darah. Tapi hari ini memang dibuat berbeda, khusus untuk Zumba Ceria,” kata Nana.
Menurutnya, Zumba dipilih agar para anggota mendapatkan suasana olahraga yang berbeda. Selama ini, para lansia lebih banyak mengikuti senam lansia maupun senam jantung.
“Sekali-sekali ibu-ibu kita ini kita ajak Zumba. Selama ini kan senam lansia, senam jantung. Hari ini kita bikin yang sedikit lebih berenergi,” ujarnya.
Kegiatan tersebut juga dirangkai dengan bakti sosial bekerja sama dengan Salon Jempol. Para anggota mendapatkan berbagai layanan dengan potongan harga hingga 50 persen, seperti refleksi, totok wajah, bekam, akupunktur serta perawatan kaki dan wajah.
Nana menyebut kegiatan bakti sosial tersebut telah beberapa kali dilaksanakan dan mendapat respons positif dari para anggota.
“Mereka senang karena bisa berkumpul ramai-ramai, kemudian ada layanan refleksi dengan harga yang murah. Jadi selain sehat, kita juga bisa bersilaturahmi,” tuturnya.
PWRI Balikpapan juga terus membangun kerja sama dengan sejumlah pihak, termasuk Bank Mandiri Taspen dan Koperasi Nusantara. Di luar kegiatan olahraga dan kesehatan, Kerta PWRI juga memiliki agenda keagamaan seperti pengajian, fikih dan tahsin yang dilaksanakan secara rutin.
Bagi Nana, seluruh rangkaian kegiatan tersebut memiliki satu tujuan utama, yakni memastikan para pensiunan tetap sehat secara jasmani dan rohani serta memiliki ruang untuk terus bersosialisasi.
“Kita ingin teman-teman yang sudah purna tugas tetap sehat, baik jasmani maupun rohani,” ucapnya.
Ia pun mengajak para pegawai yang akan memasuki masa pensiun untuk tidak ragu bergabung dengan PWRI.
“Jangan malu-malu dan jangan segan datang ke sini. Gabung bersama kami. Kita akan menerima dengan sangat senang hati, karena banyak sekali kegiatan di sini,” ungkapnya.
Ketua PWRI Balikpapan, Kusuma Palindih, mengatakan kegiatan tersebut pada dasarnya menjadi wadah bagi para pensiunan agar tetap aktif setelah memasuki masa purna tugas.
“Tujuannya biasa, silaturahmi saja. Biar ada kegiatan untuk orang pensiunan, jangan hanya di rumah,” kata Kusuma.
Ia menilai aktivitas bersama sangat penting bagi para pensiunan. Selain menjaga kebugaran, berkumpul dengan teman sebaya juga dapat membuat suasana hati lebih positif.
“Kalau di rumah saja nanti malah sakit. Kalau begini kita berkumpul, tertawa-tawa, bisa lepas dari kebiasaan di rumah,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Cabang Pembantu Bank Mandiri Taspen Balikpapan, Vanbasti Amartya Pasaribu, menyambut baik kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan seperti Zumba, pemeriksaan kesehatan dan refleksi sangat relevan bagi para pensiunan yang rata-rata telah memasuki usia lanjut.
“Kita menyambut dan mendukung dengan sangat baik karena kegiatan ini untuk para pensiunan. Ada senam Zumba, pemeriksaan kesehatan dan refleksi. Ini bagus untuk menjaga kebugaran sekaligus menjadi ajang pertemuan,” jelas Vanbasti.
Bank Mandiri Taspen, lanjutnya, tidak hanya mendukung kegiatan secara langsung, tetapi juga membantu menyebarluaskan informasi kepada para pensiunan yang belum mengetahui adanya kegiatan PWRI.
Ia menyebut pihaknya juga memiliki program pemeriksaan kesehatan gratis bekerja sama dengan Kimia Farma yang dapat dimanfaatkan masyarakat yang datang ke kantor, tidak terbatas pada anggota tertentu.
“Biasanya setiap awal bulan, lima hari pertama, ada pemeriksaan kesehatan gratis. Para pensiunan bisa berkonsultasi dengan pihak Kimia Farma mengenai aktivitas maupun pola makan yang perlu ditingkatkan,” katanya. (*)





