Seputarkotaku.com, BALIKPAPAN — Persoalan akses air bersih, drainase lingkungan hingga status kepemilikan lahan menjadi keluhan utama warga saat pelaksanaan Serap Aspirasi (Reses) yang digelar Anggota DPRD Kota Balikpapan, H. Yusri, SE di RT 01 Kelurahan Sepinggan, Balikpapan Selatan, Rabu (1/7/2026).
Pelaksanaan reses tersebut dihadiri perwakilan Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB), Dinas Pekerjaan Umum (DPU), unsur Kecamatan Balikpapan Selatan, ketua RT, tokoh masyarakat, serta warga setempat yang memanfaatkan forum tersebut untuk menyampaikan berbagai kebutuhan lingkungan.
Dalam kesempatan itu, Yusri menegaskan bahwa kegiatan reses bukan sekadar agenda rutin anggota legislatif, melainkan sarana penting untuk memastikan berbagai persoalan masyarakat dapat ditindaklanjuti melalui koordinasi bersama instansi terkait.
“Reses ini menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan langsung persoalan yang dihadapi. Tugas kami adalah mengawal setiap aspirasi agar mendapat perhatian dan solusi nyata,” ujarnya.
Dalam sesi dialog, Ketua RT 01 Kelurahan Sepinggan menyampaikan bahwa kebutuhan paling mendesak di wilayahnya saat ini adalah pelayanan air bersih. Hingga kini, sebagian warga disebut masih belum menikmati layanan jaringan perpipaan secara maksimal.
Warga berharap pembangunan jaringan distribusi air, baik pipa induk maupun Sambungan Rumah (SR), dapat segera direalisasikan agar seluruh masyarakat memperoleh akses air bersih yang layak.
Selain itu, masyarakat juga mengusulkan penyelesaian pembangunan drainase lingkungan yang masih menyisakan sekitar 40 meter. Kondisi tersebut dinilai menghambat aliran air dan berpotensi menyebabkan genangan ketika hujan turun.
Tak hanya persoalan infrastruktur, warga turut menyampaikan keluhan terkait status kepemilikan tanah yang hingga kini masih menghadapi berbagai kendala administrasi. Belum adanya kepastian hukum membuat sebagian masyarakat kesulitan mengurus dokumen kepemilikan maupun administrasi lainnya.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Yusri memastikan pihaknya akan terus membangun komunikasi dengan instansi terkait, termasuk kembali memfasilitasi pertemuan antara masyarakat dan PTMB apabila belum ada tindak lanjut dalam waktu dekat.
“Kami akan kembali mempertemukan masyarakat dengan PTMB jika belum ada realisasi, sehingga kebutuhan air bersih ini benar-benar mendapatkan solusi,” tegasnya.
Sementara terkait persoalan status lahan, Yusri mengaku akan terus melakukan koordinasi dengan dinas terkait maupun pihak yang memiliki keterkaitan dengan riwayat kepemilikan tanah agar penyelesaiannya dapat dilakukan secara bertahap sesuai aturan yang berlaku.
Di akhir kegiatan, Ketua Komisi III DPRD Kota Balikpapan itu menegaskan seluruh aspirasi masyarakat akan menjadi perhatian serius dan diperjuangkan melalui mekanisme di DPRD maupun koordinasi lintas instansi.
“Semua aspirasi yang disampaikan masyarakat hari ini akan kami tampung dan kawal agar dapat direalisasikan sesuai kebutuhan dan skala prioritas. Yang terpenting, pembangunan harus benar-benar menjawab kebutuhan warga,” pungkasnya. (*)





