Progres Pembangunan SMPN Terpadu Regency Membaik, Deviasi Pekerjaan Hanya 3 Persen

Kondisi pembangunan SMPN 26 Terpadu di Perumahan Regency beberapa bulan yang lalu (foto/ist)

Seputarkotaku.com, Balikpapan – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan Irfan Taufik mengklaim adanya perbaikan kinerja yang dilakukan PT Sarjis Agung Indrajaya selaku kontraktor yang mengerjakan pembangunan SMP Terpadu Regency, Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim).

“Dengan ditambahnya pekerja dan penambahan wakti kerja..alhamdulillah dia (PT Sarjis) bisa mengejar progres. Dari deviasi atau keterlambatan 10 persen, sekrang hanya 3 persen,” ucap Irfan Taufik saat dijumpai awak media di kantor DPRD Balikpapan belum lama ini.

Bacaan Lainnya

Irfan menuturkan, terjadinya penurunan presentase keteterlambatan progres yang dilakukam PT Sarjis Agung Indrajaya merupakan capaian yang luar biasa.

“Ya..saya kira itu progres yang luar biasa dan harus di apresiasi menurut saya. Dan mudah-mudahan pekerjaan pembangunan bisa selesai seusai dengan jadwal yang disepakati, yakni di awal Desember 2023 mendatang,” ujarnya.

Irfan Taufik sendiri tidak mengetahui pasti berapa persen progres yang sudah dicapai, yanh pasti ia menuturkan keterlambatan pengerjaan hanya 3 persen.

“Kalau itu (progres) sebentar saya buka data ya..nanti saya info datanya. Yang jelas deviasi hanya tersisa 3 persen, di angka hampir 60 persen lah,” katanya.

Irfan menuturkan, adanya Show Cause Meeting (SCM) Kedua yang diberikan Disdikbud Kota Balikpapan kepada PT Sarjis berdampak terjadinya peningkatan kinerja yang dilakukan PT Sarjis.

“SCM 2..ya..gunanya itu, kalau sampai SCM 3 artinya masalah,” pungkas Irfan.(*)

Pos terkait