Hari Ini SPMB Mulai Dibuka, Komisi IV Turun Kelapangan Pastikan Proses Berjalan Transparan

Seputarkotaku.com, BALIKPAPAN — Komisi IV DPRD Kota Balikpapan berencana turun langsung ke lapangan untuk memantau pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang mulai dibuka hari ini, Senin (29/6/2026).

Ketua Komisi IV DPRD Balikpapan, Gasali mengatakan langkah tersebut dilakukan guna memastikan seluruh proses penerimaan siswa baru berjalan tertib, transparan, dan sesuai prosedur yang telah ditetapkan.

Bacaan Lainnya

“Ya..hari ini kami dari Komisi IV berencana turun ke lapangan untuk memastikan pelaksanaan SPMB berjalan dengan baik dan tertib,” ujar Gasali saat diwawancarai di Gedung DPRD Balikpapan, Senin (29/6/2026).

Menurutnya, pengawasan perlu dilakukan sejak tahapan awal pendaftaran hingga seluruh proses seleksi selesai.

Masih Gasali, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbid) Kota Balikpapan terkait mekanisme dan pengawalan pelaksanaan di lapangan.

“Atensi kami tentu terkait prosedur pelaksanaan dan pengawalan proses pendaftaran, mulai hari pertama dibuka sampai tahapan berikutnya selesai,” katanya.

Gasali menegaskan, DPRD ingin memastikan tidak ada celah yang dapat dimanfaatkan oknum tertentu untuk bermain dalam proses penerimaan siswa baru tahun ini.

“Harapan kami tidak ada lagi celah-celah yang bisa dimanfaatkan pihak-pihak tertentu untuk bermain dalam proses SPMB, sebagaimana komitmen bersama Disdikbud,” tegasnya.

Ia menyebut, transparansi menjadi komitmen utama dalam pelaksanaan SPMB tahun ini. Karena itu, seluruh proses harus benar-benar berjalan secara terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.

“Kesepakatan kita, SPMB tahun ini harus berjalan transparan dan betul-betul sesuai aturan,” ungkapnya.

Selain itu, Gasali berharap masyarakat dapat mengikuti proses pendaftaran sesuai ketentuan dan kemampuan masing-masing siswa sehingga pelaksanaan SPMB berjalan lebih tertib dan adil.

Terkait sekolah yang akan dipantau, Komisi IV masih akan berkoordinasi dengan Disdkkbud untuk menentukan titik-titik yang menjadi prioritas pengawasan.

“Nanti kami akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan terkait sekolah atau titik mana saja yang perlu mendapat perhatian dan pengawasan lebih lanjut,” pungkasnya.(*)

Pos terkait