Bisa Tiru Tunjungan Surabaya, Budiono Sebut Kawasan MT Haryono Cocok Jika Banjir dan Parkir Dibenahi

Seputarkotaku.com, SURABAYA— Gagasan menjadikan kawasan MT Haryono sebagai pusat aktivitas masyarakat dan sentra UMKM mulai mendapat perhatian serius dari DPRD Balikpapan.

Kawasan yang selama ini dikenal padat kendaraan itu dinilai memiliki peluang besar untuk diubah menjadi ruang publik yang lebih tertata, nyaman, dan mampu mendongkrak perekonomian warga.

Bacaan Lainnya

Wakil Ketua DPRD Balikpapan, Budiono menilai wajah kawasan perkotaan tidak lagi hanya berorientasi pada lalu lintas kendaraan, tetapi juga harus memberi ruang bagi pejalan kaki dan pelaku usaha kecil.

Menurutnya, konsep tersebut sudah banyak diterapkan di kota-kota besar dan terbukti mampu menciptakan kawasan ekonomi baru.

Pandangan itu muncul setelah dirinya melakukan kunjungan kerja ke Surabaya dan melihat langsung penataan kawasan pedestrian di sekitar Tunjungan Plaza.

Ia menyebut suasana kawasan yang dipenuhi aktivitas masyarakat dan UMKM bisa menjadi contoh pengembangan kawasan di Balikpapan.

“Kalau kawasan seperti itu ada di Balikpapan tentu bagus. Orang bisa nyaman berjalan kaki, UMKM hidup, dan kawasan jadi lebih ramai,” ujarnya, Jumat (22/5/2026).

Budiono menilai MT Haryono memiliki potensi karena berada di jalur strategis dan dikelilingi pusat aktivitas masyarakat. Dengan penataan yang tepat, kawasan tersebut dinilai bisa berkembang menjadi titik berkumpul warga sekaligus ruang usaha baru bagi pelaku UMKM lokal.

Meski begitu, ia menegaskan pengembangan kawasan tidak bisa dilakukan hanya dengan mempercantik trotoar.

Persoalan banjir yang selama ini kerap terjadi masih menjadi hambatan utama yang harus segera dibenahi. Selain itu, kebutuhan lahan parkir juga perlu dipersiapkan agar tidak menimbulkan kemacetan baru.

Menurutnya, pembenahan drainase dan normalisasi saluran air menjadi langkah awal yang harus diprioritaskan pemerintah sebelum penataan kawasan dilakukan lebih luas.

“Semua itu perlu proses dan dukungan anggaran. Tetapi kalau dilakukan bertahap, saya kira MT Haryono bisa berubah menjadi kawasan yang jauh lebih baik,” katanya.

Ia berharap konsep penataan kawasan berbasis pedestrian dan UMKM dapat menjadi bagian dari pengembangan kota di Balikpapan ke depan.

Selain menciptakan ruang publik yang lebih nyaman, keberadaan sentra UMKM juga dinilai mampu membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

“Yang paling penting nantinya masyarakat merasakan manfaatnya dan UMKM bisa berkembang,” pungkasnya.(*)

Pos terkait